Monday, 18 July 2011

Mikrofon Cinta


Ini adalah mikrofon cinta,
Aku nyanyikan setiap impian dalam lagu,
Secawan kopi dan asap rokok tidak pernah jemu menemani aku berkarya,
Tune gitar tidak selalu menghampakan,
Waktu memberi aku idea dan tiada cemburu dalam putarannya,
Lalu aku deklamasikan melalui vibrato suara.

Tok Janggut
(5.51 a.m)
9 julai 2011

Sunday, 17 July 2011

Sejenak

Pantai Beringgis,Papar


Atas pasir aku tulis ketenangan,
Melihat anak-anak lagi bermain sambil menunggu bokap pulang
menbawa hasil dari laut.
Banding di Kota aku cuma lihat kekusutan,
Hutan konkrit sana sini,
Golongan kantor dengan proposal projeknya,
Para pengemis dengan mangkuk syilingnya,
Dan para anjing dengan seragamnya cari makan.

Hidup terlalu sukar untuk difahami,
Terlalu banyak muslihat,
Terlalu banyak pancaroba,
Jika tidak guna otak,
Langsung sesat tiada jumpa jalan keluarnya.

Haaaa~.. Terlalu banyak ragam hambaMu ya Allah,
Para elit politiknya sibuk bersorak kemenangan,
Para demonstrannya sibuk menyuarakan hak mereka,
Dan para banci-bancinya sibuk diganyang oleh pelanggan.

Pokok tumbang tempat aku duduk bertafakur,
Melihat kebesaran yang Maha Esa,
Pantai,
Pasir,
Laut,
Angin,
Pulau...
Sungguh tenang rasanya dipukul bayu,
Aku seolah sudah terasing dari graviti alam,
Terapung bertilamkan angin,
Asyik sekali,
Mengibas tangan dan kakiku bebas,
Aku tersenyum,
 Merasakan aku bisa terbang seperti burung.

Tok Janggut
Pantai Beringgis
(6.23 p.m)
17 Julai 2011

Saturday, 16 July 2011

Cinta Kita

Langit,
Bumi,
Angin,
Waktu,
Jasad...
Semua jadi saksi,
Inikah cinta??,
Ya~.. Terlalu indah,
Biar waktu mencemburui,
Biar jarak memisahkan,
Terasakan ia dekat..
Ya! Kalian juga boleh merasakan,
Bagai embun... Jatuh menitik,
Ya~.. Memang segar.. Terasa suci,
Seperti cinta Yon untuk Kartini...,

Waktu itu, semua milik kau,
Angin tempat kau mengirim khabar,
Suara air sungai tempat kau karang lagu..
Dan kau mahu terus begitu.

tok janggut
(11.04 p.m)
30 jun 2011

penasaran

Dunia ini terlalu sukar untuk aku mendalami,
Seperti orang...,
Apakah masih perlu aku tunggu?,
Menanti? Jawapan yang aku cari,
Minit-minit itu aku hitung putarannya,
Duduk terdiam dan terus berdiam,
...sindiran suara-suara kecil mentertawakan aku,
Malu,
Menyampah,
Mengalah,
Bercantum dalam otak lembab dan hati aku,
Berertikah aku??
Atau aku sudah cukup waktu dan disuruh berhenti??

tok janggut
(3.43 a.m)
27 jun 2011

Parasit

Kau cuma parasit kecil bagi aku,
Dengan sebarkan mazhab-mazhab karut untuk
organisasi tahimu,
Cakap hanya untuk makan.

Tidak sedarkah kau juga melawan graviti alam?,
Pancunglah kepalamu dan humban ke gaung,
Kerna jika kau tanya aku, jawapan aku
"LAWAN!!"..

tok janggut
(5.23 a.m)
29 jun 2011

herbmachinegun

Suasana inikah yang aku rindu?,
jauhkan kaki dari jejak tanah,
setelah semusim meredah kota terhalal,
lalu baring di tengah padang gersang,
pandang ke langit mencari sabda alam.

Suasana inikah pula kau rindu?,
mengasingkan diri dari kesibukanmu,
memandang kota manis dari asalmu,
lalu bulan bintang kau jadikan temanmu,
dan unggas-unggas itu jadi musik malammu.

Suasana inikah yang kita rindu?,
melatih jari dari menggeletar,
niat tekad melempar emosi sial,
untuk melayan kehendak perasaan segar,
senyum tawa tanpa rasa menyesal.

tok janggut
papar (1.24 a.m)
24 jun 2011

bengang si bangang

Hati resah campur radang,
Otak penuh dengan persoalan,
Apa itu penting buat KITA??,
Menanti musibah yg bakal datang.

tok janggut
21 jun 2011

(kita seringkali mengambil berat tentang hal orang lain,dalam erti kata lain "menyibuk". Ya! ini adalah term yang paling sesuai untuk kita...kita cuba mencari nilai-nilai dalam diri kita untuk membantu orang sekeliling, ya! Itu bagus kerna kita juga masih punya hati nurani..)